Rosella kini telah menjadi sebuah komoditas unggulan yang paling diminati. Pasar lokal Indonesia masih membutuhkan lebih dari 100 ton perbulan dengan benih Rosella merah dan ungu. Keduanya adalah biji terbaik dengan tingkat pertumbuhan di atas 90%. Seperti Adenium dan lainnya, Rosella memiliki struktur budidaya, panen, pengeringan, penyimpanan sampai pengolahannya yang kini mulai digemari penggiat flora.

Harga Rosella di pasaran per kilogram keringnya sudah hampir mencapai Rp 200.000,- Harga per bungkus benih ukuran 100 gram biji/benih Rosela merah adalah Rp 100.000,- Harga perbungkus biji/benih Rosela ungu berisi 500 biji adalah Rp 250.000,-.

Kelopak bunga Rosella (wild hibiscus) bisa dibuat selai dan minuman. Ia juga mengandung antioxidan dengan anthocyanins, atau pigmen dalam tumbuhan yang berfungsi sebagai “sunscreen” dan menjagai sel dari kerusakan radiasi sinar matahari, atau high-light stress. Belum banyak tulisan tentang tumbuhan yang satu ini, karena ia lebih baik tumbuh di dataran dingin seperti Australia. Ada beberapa referensi tentang rosella yang bisa diintip (sayangnya masih dalam versi bahasa Inggris, pdf file, 242 Kb).